Home Mancanegara Indonesia Berikan Bantuan Kemanusiaan kepada Vanuatu

Indonesia Berikan Bantuan Kemanusiaan kepada Vanuatu

31
0

Pada Maret 2023 lalu Republik Vanuatu dihantam siklon tropis Judy dan Kevin serta gempa bumi berkekuatan M6,5. Bencana tersebut telah menyebabkan warga Vanuatu hidup dalam pengungsian serta mengalami banyak kerusakan baik infrastruktur maupun jaringan komunikasi.

Terkait musibah yang dialami Vanuatu tersebut, Pemerintah Indonesia memberikan bantuan kemanusiaan dalam rangka percepatan penanganan dan pemulihan pascabencana.

Pelepasan bantuan dilakukan oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto S.Sos., M.M., bersama Menko PMK Muhadjir Effendy di Terminal Cargo, Bandara Internasional Soekarno Hatta, (8/5/2023).

Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan bahwa pemberian bantuan itu didasarkan atas permintaan dari Vanuatu kepada Pemerintah Indonesia.

Muhadjir juga mengatakan bahwa pemberian bantuan ini merupakan bentuk semangat kemanusiaan, gotong-royong dan simbol dari pentingnya hubungan persahabatan antara Indonesia dengan Vanuatu.

“Pemerintah Indonesia berinisiatif memberikan bantuan untuk mendukung Vanuatu dalam masa yang berat ini,” ungkap Muhadjir.

Bentuk dukungan yang diberikan kepada Vanuatu meliputi sejumlah barang logistik maupun peralatan senilai Rp7,6 miliar lebih.

Selain dalam bentuk barang, Pemerintah Indonesia juga memberikan dukungan berupa dana tunai senilai Rp10 miliar untuk perbaikan ruang VVIP Bandara Port Villa yang mengalami kerusakan terdampak bencana.

Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan bahwa pemberian bantuan kemanusiaan kepada negara lain yang terdampak bencana ini bukan pertama kalinya dilakukan oleh Indonesia. Sebelumnya, hal yang sama juga telah dilakukan Pemerintah Indonesia kepada Pakistan, Turki, dan Suriah.

Adapun bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Indonesia kepada Vanuatu sebelumnya juga pernah dilakukan, yakni pada Maret 2015, setelah negara kepulauan yang berada di Samudera Pasifik itu diterjang siklon tropis Pam.

Kepala BNPB menambahkan bahwa selain bantuan berupa logistik dan peralatan, Pemerintah Indonesia juga mengirimkan tim khusus asesmen dari Kementerian PUPR, Kemenlu, BIN dan BPKP berjumlah 14 orang.

Seluruh jenis bantuan termasuk delegasi bagi Vanuatu itu dibawa menggunakan dua pesawat carter, yakni Garuda Indonesia dan pesawat kargo My Indo Airlines.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here