Home Gaya Hidup Marketplace Jual Beli Mobil Bekas Carro Luncurkan Film Bertemakan Idul Fitri

Marketplace Jual Beli Mobil Bekas Carro Luncurkan Film Bertemakan Idul Fitri

20
0

Hari Raya Idul Fitri menjadi momentum berharga bagi umat Islam dimana pun berada. Idul Fitri merupakan saat dimana keluarga besar kumpul dan saling meluapkan rasa rindu.

Bagi Anda yang punya kampung halaman, tentunya mudik akan menjadi perjalanan yang sangat mengesankan, meski terkadang diterpa berbagai kendala, seperti kemacetan yang panjang atau perjalanan yang memakan waktu lama dari biasanya.

Carro, sebagai marketplace jual-beli mobil bekas terbesar di Asia Tenggara, meluncurkan film yang bertemakan Idul Fitri untuk pertama kalinya.

Film yang berjudul “Terbawa Rindu” ini menceritakan tentang seorang ayah dan anak yang tinggal terpisah, sementara hari raya sudah semakin dekat.

Di tengah kesibukan sang anak dalam menjalani pekerjaannya, Sang ayah bertekad semakin dekat guna mempersiapkan reuni Idul Fitri dengan dalih memperbaiki mobil tua mereka bersama-sama.

Apakah pada akhirnya sang anak dapat mengerti perasaan sang ayah dan memutuskan untuk pulang?

Film ini diproduksi di Malaysia dengan mengambil latar belakang budaya Malaysia saat menjelang Hari Raya Idul Fitri. Pulang kampung alias mudik juga banyak dilakukan masyarakat Malaysia.

Aaron Tan, CEO & Co-Founder Carro mengatakan,” Hari raya merupakan momen yang sangat penting bagi banyak konsumen dan mitra, khususnya di Asia Tenggara.”

“Mungkin bagi sebagian orang perjalanan pulang terasa begitu lama, terutama mereka yang harus berkendara jauh menuju kampung halaman,” ucapnya.

“Oleh karena itu Carro berkomitmen untuk bisa mengantarkan banyak keluarga pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman,” ujar Aaron.

Sementara Simond Chew, Creative Director Carro menambahkan, “Rasa cinta dan hubungan antar anggota keluarga sangat penting untuk membuat hubungan menjadi semakin erat.”

“Dalam cerita ini ditunjukkan bagaimana lika-liku perjalanan untuk dapat memahami betapa besarnya rasa cinta keluarga terhadap kita, maupun sebaliknya,” paparnya.

“Film ini menceritakan tentang perjuangan untuk meluangkan waktu dan memberikan perhatian satu sama lain,” jelas Simond.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here