Home Nasional Indihome Gabung Telkomsel, Erick Thohir: Peran Besar Ekonomi Digital untuk Lindungi UMKM

Indihome Gabung Telkomsel, Erick Thohir: Peran Besar Ekonomi Digital untuk Lindungi UMKM

29
0

Menteri BUMN Erick Thohir mendorong merger kedua perusahaan yang bergerak dibidang telekomunikasi sebagai langkah restrukturisasi.

Erick mengintruksikan Dirut PT Telkomsel Indonesia (Persero) Tbk. dan Indihome (PT Telkomsel) berkoordinasi untuk melakukan penggabungan kedua perusahaan tersebut agar kinerja lebih maksimal dalam menjalankan perusahaan baik meningkatkan mutu pelayanan dan melebarkan marketnya.

Penggabungan Indihome ke Telkomsel diharapkan dapat berperan besar di pasar ekonomi digital sehingga dapat melindungi UMKM dan dapat membuka lapangan serta menyerap tenaga kerja, sekaligus mendorong inovasi digital anak muda.

Dengan bergabungnya Telkomsel-Indihome, maka saham PT Telkom Indonesia Tbk di Telkomsel akan semakin besar. Artinya kepemilikan pemerintah Indonesia membesar dari sebelumnya sebesar 65 persen menjadi 69,9 persen.

Telkomsel mulai menjalankan proses penggabungan perusahaan. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. telah menandatangani Perjanjian Pemisahan Bersyarat (CSA) pemisahan (spin off) Indihome untuk disatukan dengan anak usahanya, Telkomsel.

CSA penggabungan Telkomsel dan Indihome yang ditandatangani Kamis (6/4/2023), didukung sepenuhnya oleh dua pemegang saham Telkomsel yaitu Telkom dan Singtel.

Mengenai aksi korporasi ini, Erick Thohir selaku Menteri BUMN ikut angkat bicara. Menurutnya, penggabungan Indihome dan Telkomsel akan meningkatkan kinerja grup Telkom sekaligus memfokuskan tiap unit bisnis perusahaan.

Perusahaan hasil penggabungan Telkomsel dan Indihome bisa fokus di bidang B2C sehingga Telkom akan berkonsentrasi menggarap B2B.

“Kita menggabungkan Indihome kepada Tekomsel, sehingga menjadi integrated internet solution termasuk turunannya digital content dan startup-startup lainnya yang bisa jadi bagian ekosistem tersebut,” kata dia dikutip dari unggahan Instagram pribadinya, Selasa (11/4/2023).

Menurut Erick, pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan salah satunya datang dari industri ekonomi digital.

Ia kemudian memberikan contoh seperti ChatGPT yang kini menjadi sesuatu yang baru. Meskipun belum sampai ke sana, tapi paling tidak ekosidtemnya harus disiapkan suapya menguntungkan Indonesia, karena mampu membuka kesempatan lapangan pekerjaan dan melindungi UMKM.

“Jadi saya mengucapkan terima kasih atas hasil kerja kerasnya. Ini sejarah yang luar biasa untuk saya, untuk bapak-bapak, kita bisa menciptakan legacy.” pungkasnya.

Untuk diketahui, isi CSA adalah pengintegrasian Indihome, yang divaluasi senilai Rp 58,3 triliun ke dalam Telkomsel.

Kemudian, Telkomsel akan menerbitkan saham baru bagi Telkom. Bersamaan dengan integrasi ini, Singtel sepakat untuk menggunakan haknya mengambil 0,5% saham baru di Telkomsel senilai Rp 2,7 triliun.

Setelah penerbitan saham baru, saham Singtel di Telkomsel menjadi 30,1%. Saham Telkom di operator seluler terbesar di Indonesia tersebut naik menjadi 69,9%.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here