Home Nasional Soal Depo Pertamina Plumpang, Presiden Jokowi: Ini Zona Bahaya, Tidak Bisa Ditinggali...

Soal Depo Pertamina Plumpang, Presiden Jokowi: Ini Zona Bahaya, Tidak Bisa Ditinggali Lagi!

35
0

Insiden kebakaran Depo Pertamina Plumpang juga menyita perhatian Presiden Jokowi yang meninjau posko pengungsian di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Rasela, Rawa Badak Selatan, Jakarta, Minggu, (5/2/2023).

Usai mengunjungi para pengungsi Presiden Jokowi memerintahkan Menteri BUMN dan pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mencari solusi terkait insiden tersebut.

“Saya sudah perintahkan kepada Menteri BUMN dan juga (pjs) Gubernur DKI untuk segera mencari solusi dari kejadian yang terjadi di Plumpang,” ujar Jokowi.

“Ini memang zona yang bahaya, tidak bisa lagi ditinggali, tetapi harus ada solusinya,” kata Presiden dalam keterangannya kepada awak media.

Baca Juga: Depo Pertamina Plumpang Terbakar Hebat, Ratusan Orang Mengungsi

Menurut Presiden, ada sejumlah pilihan yang dapat diambil untuk mengatasi kejadian tersebut, mulai dari relokasi Depo hingga relokasi warga sekitar Depo Pertamina.

“Ini segera diputuskan sehari, dua hari ini, oleh Pertamina dan (pjs) Gubernur DKI sehingga solusinya menjadi jelas,” lanjut Jokowi.

Presiden juga menegaskan bahwa seluruh zona berbahaya yang ada di Indonesia juga harus dilakukan evaluasi dan audit. Hal tersebut penting dilakukan karena berkaitan dengan keselamatan masyarakat.

“Harus dievaluasi semuanya karena menyangkut nyawa. Jadi sudah saya perintahkan semuanya mengenai itu,” tutur Kepala Negara.

Presiden Jokowi menuturkan bahwa sebelumnya sudah ada rencana terkait adanya jarak (buffer zone) antara permukiman warga dengan Depo Pertamina Plumpang selebar 50 meter.

Namun, rencana tersebut belum terwujud karena belum memberikan solusi bagi para penduduk sekitar.

“Tanah Merah ini kan padat dan penuh, semuanya harus carikan solusi. Saya kira keamanan masyarakat, keselamatan masyarakat harus menjadi titik yang utama,” ujar Jokowi yang pernah menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Baca Juga: Transformasi Reformasi Birokrasi Harus Lebih Lincah Layani Masyarakat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here