Home Feature Simak, Cara Aman dan Nyaman Berkendara Sepeda Motor Saat Berpuasa Ramadhan

Simak, Cara Aman dan Nyaman Berkendara Sepeda Motor Saat Berpuasa Ramadhan

49
0

Saat ini sepeda motor atau kendaraan roda dua bisa dibilang menjadi alat transportasi yang banyak digunakan masyarakat.

Bersepada motor memang menyenangkan asal dilakukan dengan memperhatikan keselamatan dan keamanan berkendara.

Nah, terkait bulan Ramadhan kali ini, perlu juga diperhatikan bagaimana cara bersepeda motor yang aman dan nyaman saat menjalani ibadah puasa.

Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora (DAM), Ludhy Kusuma mengatakan, bersepeda motor di bulan Ramadhan harus menjadi perhatian para pengendara.

Sebab, sat berpuasa, kondisi tubuh mengalami kekurangan cairan. Hal itu memungkinkan pengendara akan cepat merasakan kelelahan apabila berkendara dengan jarak yang cukup jauh.

‚ÄúPengendara harus menyiapkan berbagai hal untuk mempersiapkan kondisi tubuh maupun emosi kita ketika berkendara di bulan Ramadhan,” ujar Ludhy.

Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pengendara sepeda motor saat berpuasa:

1. Makanan ketika sahur

Pastikan makanan yang disantap saat sahur memiliki nutrisi lengkap dan kaya akan serat guna menjaga kondisi tubuh tetap dalam kondisi fit.

Selain makanan, jaga asupan cairan yang ada di dalam tubuh dengan meminum banyak air mineral agar tubuh tidak kekurangan cairan di siang hari.

Kurangi makanan dengan kadar garam yang banyak karena akan menyebabkan rasa cepat haus pada tubuh, serta mengurangi kafein dan makanan dengan kadar minyak berlebih.

2. Mengatur rute jalan

Mengatur rute jalan dimaksudkan agar pengendara bisa berkendara secara efektif dan efisien. Hindari jalan yang berpotensi macet atau kondisi jalan yang rusak.

Pengendara bisa mengatur waktu perjalanan dengan menghindari berkendara saat jam-jam sibuk.

3. Menjaga toleransi

Selain menahan haus dan lapar, menjaga emosi merupakan salah satu keutamaan dalam berpuasa. Kondisi di jalan raya yang penuh memungkinkan munculnya pengendara-pengendara dengan etika yang kurang baik.

Pengendara yang baik harus bisa menjaga emosi dan tidak terpancing oleh pengendara lain, dengan menjaga toleransi sesama pengendara akan mempermudah untuk mengatur emosi kita.

4. Istirahat yang cukup

Pengendara perlu mendapatkan istirahat yang cukup ketika akan bersepeda motor. Hal itu untuk menjaga pengendara tetap waspada dan sigap dengan kondisi jalan yang dihadapinya.

Apabila sudah merasa kelelahan ketika berkendara sebaiknya segera istirahat. Dianjurkan untuk melakukan istirahat setiap 2 jam agar kondisi tubuh tetap terjaga.

Selain beberapa hal diatas, pengendara harus tetap menggunakan perlengkapan berkendara yang baik dan benar.

Pengendara wajib menggunakan helm, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan seandainya mengalami kecelakaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here