Home Politik Perlu Digencarkan Pendidikan Politik yang Melibatkan Masyarakat Luas

Perlu Digencarkan Pendidikan Politik yang Melibatkan Masyarakat Luas

32
0

Potensi terpaparnya masyarakat oleh berita bohong (hoax) yang menyebar luas sangat dimungkinkan. Rendahnya literasi masyarakat menjadi salah satu penyebabnya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Asisten Deputi Koordinasi Bidang Pengelolaan Pemilu dan Penguatan Partai Politik Brigjen TNI Haryadi.

Haryadi menyampaikan hal tersebut saat melakukan Rapat Koordinasi Tentang Model Pendidikan Politik yang Ideal Bagi Kader Partai Politik dan Masyarakat dalam Menyukseskan Pemilu 2024 di Semarang.

“Pendidikan politik memiliki tujuan untuk membantu individu menjadi warga negara yang aktif, cerdas, dan responsif dalam masyarakat demokratis,” ujar Haryadi di Semarang, (20/3/2023).

Oleh karena itu, menurut Haryadi, sejalan dengan arahan Presiden Jokowi maka perlu digencarkan pendidikan politik yang melibatkan masyarakat luas.

Pendidikan politik tersebut harus digencarkan, baik untuk menyukseskan Pemilu 2024 hingga untuk mendewasakan demokrasi di Indonesia.

Haryadi menambahkan, rendahnya pendidikan politik di masyarakat akan berdampak pada partisipasi masyarakat yang rendah dalam memberikan kontribusinya terhadap kebijakan pemerintah.

Hal itu sangat dikhawatirkan karena dapat membentuk situasi kebijakan yang berjalan satu arah.

“Pendidikan politik dapat meningkatkan literasi dan partisipasi sehingga Pemilu 2024 berkualitas dan berintegrasi,” ujar Haryadi.

Terkait penyebaran berita hoax, Menko Polhukam Mahfud MD bahkan meminta masyarakat untuk menjaga semangat kebersatuan untuk Indonesia.

“Oleh sebab itu jaga, jangan main-main dengan hoax. Itu gangguan. Mari kita bersama gotong royong ke depan bahwa negara ini milik kita,” ujar Mahfud.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here