Home Daerah Kunjungi Lumbung Pangan Keerom, Presiden Jokowi Minta Petani Jangan Dirugikan Setelah Panen

Kunjungi Lumbung Pangan Keerom, Presiden Jokowi Minta Petani Jangan Dirugikan Setelah Panen

17
0

Presiden Jokowi dalam kunjungan kerjanya ke lumbung pangan (food estate) di Kabupaten Keerom, Papua, berpesan agar Menteri Pertanian dan Bupati Keerom menentukan secara jelas pembeli hasil panen jagung di Keerom.

Demikian juga dengan pengeringnya, pascapanennya, hingga penentuan harganya, agar petani tidak ada yang dirugikan setelah panen.

“Pascapanennya seperti apa harus jelas, harganya berapa harus jelas semuanya sehingga petani jangan sampai nanti dirugikan setelah panen,” pesan Jokowi.

Presiden sendiri menilai bahwa kebutuhan jagung untuk suplai pakan ternak di Papua sendiri masih kurang, baik untuk ayam petelur, ayam pedaging, maupun untuk babi dan sapi.

Oleh karena itu, Presiden berharap agar hasil dari penanaman jagung di food estate tersebut dimanfaatkan secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak di Papua.

“Kalau dibawa ke Jawa juga ongkosnya cukup mahal sehingga memang harus dipakai untuk tanah Papua, Papua dan Papua Barat,” ujar Jokowi.

Kehadiran Presiden Jokowi di Kabupaten Keerom, (21/3/2023), untuk melihat lumbung pangan seluas 10 ribu hektare yang disiapkan pemerintah untuk penanaman jagung.

Meski begitu, untuk sementara, lahan yang disiapkan untuk pengolahan tanah baru 500 hektare, baru tahun dengan menjadi 2.500 hektare. Dari 500 hektare tersebut jagung yang ditanam baru 100 hektare.

Diperkirakan hasil penanaman pertama ini diharapkan pada bulan Juni sudah panen. Presiden sendiri melihat lahan di Papua tersebut sangat layak untuk ditanami jagung antara lain karena kontur tanahnya yang rata.

“Memang tidak mungkin sekali tanam bisa menghasilkan kayak di Jawa 10 atau 11 ton. Mungkin pertama enggak apa-apa 4 ton atau 5 ton,” katanya.

“Nanti penanaman kedua naik lagi menjadi 6 ton, yang ketiga baru–biasanya setelah ketiga itu baru berada pada posisi yang baik,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here