Home Nasional KPK Tetapkan Hakim Agung Gazalba Saleh Jadi Tersangka Pencucian Uang Gratifikasi Puluhan...

KPK Tetapkan Hakim Agung Gazalba Saleh Jadi Tersangka Pencucian Uang Gratifikasi Puluhan Miliar

26
0

Sebelumnya, Gazalba Saleh telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka penerima suap terkait pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).

Penetapan tersangka penerimaan gratifikasi dan pencucian uang Gazalba Saleh ini merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya.

Hakim Agung nonaktif Gazalba Saleh kembali ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Gazalba Saleh ditetapkan sebagai tersangka dugaan penerimaan gratifikasi terkait pengurusan perkara dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Berdasarkan hasil temuan dan perhitungan sementara tim KPK, Gazalba diduga menerima gratifikasi berupa uang yang mencapai puluhan miliar rupiah.

Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan selanjutnya, uang tersebut dialihkan atau telah berubah bentuk menjadi aset yang bernilai ekonomis.

“Untuk dugaan penerimaan gratifikasi yang kemudian berubah aset, sejauh ini sebagai bukti permulaan sekitar puluhan miliar rupiah,” ujar Ali Fikri saat dikonfirmasi, Kamis (23/3/2023).

Dalam perkara suap, Gazalba Saleh ditetapkan sebagai tersangka bersama dua anak buahnya yakni, Hakim Yustisial sekaligus Panitera Pengganti pada Kamar Pidana MA, Prasetio Nugroho (PN) dan Staf Gazalba Saleh, Redhy Novarisza (RN).

Gazalba Saleh dan dua anak buahnya tersebut diduga ikut terlibat pengurusan kasasi atas putusan pailit Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana.

Di mana, Gazalba Saleh merupakan salah satu hakim anggota yang memutus perkara dengan terdakwa Pengurus KSP Intidana, Budiman Gandi Suparman.

Sementara itu, KPK menemukan adanya dugaan penerimaan lain Gazalba Saleh saat menyidik perkara suap pengurusan kasasi atas putusan pailit Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana.

Gazalba Saleh diduga menerima gratifikasi puluhan miliar yang disinyalir berkaitan dengan pengurusan perkara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here