Home Daerah Hadapi Hoax Jelang Pemilu 2024 Polda Jateng Siapkan Tim Virtual Police

Hadapi Hoax Jelang Pemilu 2024 Polda Jateng Siapkan Tim Virtual Police

41
0

Menjelang tahun politik 2024, Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) mempersiapkan diri sebaik mungkin terhadap berbagai gangguan terutama terkait penyebaran berita hoax.

Polda Jateng telah mempersiapkan Tim Virtual Police yang berada di bawah kendali Dirkrimsus Polda Jateng.

Tim ini akan melakukan patroli media sosial untuk mengantisipasi penyebaran berita hoax maupun penghinaan yang menjurus tindak pidana.

“Namun jika ditemukan hoax yang memiliki implikasi merugikan masyarakat maupun merusak kesatuan dan persatuan akan ditindak secara tegas melalui penegakan hukum,” ujar Kapolda Jateng Irjen Pol. Ahmad Luthfi.

Selain melakukan patroli cyber, pihak Polda Jateng juga terus melakukan upaya persuasif dengan mengingatkan masyarakat untuk tidak membuat konten yang merugikan orang lain.

Secara umum, Kapolda menyebut bahwa situasi di Jawa Tengah tidak termasuk sebagai wilayah yang rawan. Hal ini berdasarkan indeks kerawanan yang dirilis oleh Baintelkam dan Bawaslu.

“Iya, Jawa Tengah secara nasional tidak termasuk daerah yang rawan tetapi semua harus siap siaga. Terutama mengenai penyebaran berita bohong (hoax) di masyarakat melalui medsos,” tutur Kapolda.

Terkait hal tersebut, pihak Polda Jateng sudah menjalin MoU dengan KPU, Bawaslu, dan Kejaksaan Tinggi Provinsi Jawa Tengah.

MoU tersebut dalam rangka menjalin sinergitas saat proses pentahapan Pilkada serentak 2024.

Adapun MoU yang ditandangani antara Polda Jateng dengan KPU Provinsi terkait dengan Tugas Operasional Pentahapan Pemilu.

Sedangkan MoU dengan KPU, Bawaslu dan Kejaksaan Tinggi Jateng terkait dengan Penegakan Hukum Terpadu dalam Proses Pentahapan Pemilu.

Kapolda Jateng Irjen Pol. Ahmad Luthfi menyebut bahwa MoU dengan KPU Jateng merupakan tidak lanjut dari MoU Mabes Polri dengan KPU Pusat dalam rangka pelaksanaan pemilu yang telah dilakukan sebelumnya.

“(MoU) ini perlu sekali dilakukan karena proses pentahapan pemilu sudah dilakukan. Sekaligus sebagai wujud sinergi untuk mensukseskan, mengamankan, mengawal dan menjaga agar seluruh tahapan pemilu berjalan dengan baik,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here