Home Olahraga Dubai Tennis Championship Salah Satu Tempat Paling Penting bagi Novak Djokovic

Dubai Tennis Championship Salah Satu Tempat Paling Penting bagi Novak Djokovic

21
0

Siapa yang bisa menghentikan langkah petenis berkebangsaan Serbia, Novak Djokovic pada musim 2023? Sejauh ini, belum ada.

Petenis yang semakin dekat untuk sepenuhnya pulih sehabis mengalami cedera otot hamstring pada Januari musim ini di Australia, bakal membawa catatan sempurna 12-0 pada musim 2023 ke Dubai Tennis Championships.

Novak Djokovic lahir pada 22 Mei 1987 di Beograd, Serbia) adalah seorang petenis profesional dari Serbia.

Per 4 Juli 2011, dia berada di peringkat 1 dunia dan merupakan petenis dengan peringkat 1 dunia terlama sepajang sejarah mengalahkan lamanya peringkat 1 dunia Roger Federer.

Ia juga merupakan salah satu dari petenis dengan julukan “The Big Three“, yakni tiga petenis paling sukses sepanjang masa selain Roger Federer dan Rafael Nadal.

Baca juga: Kisah Kelam Talenta Hebat Messi Terancam Terkubur karena Terserang Penyakit Hormon

Djokovic juga memegang gelar Grand Slam tunggal putra sebanyak 21 gelar. Lebih banyak satu gelar dari Roger Federer dan hanya kalah dari Rafael Nadal yang mengoleksi 22 gelar. Berdasarkan data ATP, Djoković tinggal di Monte Carlo, Monako.

Djokovic telah mengantongi 22 gelar Grand Slam akan kembali beraksi pada pekan ini sejak memenangkan Australian Open.

Rekor belum terkalahkan pada musim 2023 akan menghadapi ujian di turnamen ATP level 500, Dubai Tennis Championships, di mana ia merasa seperti di rumahnya sendiri.

“Dubai dalam 10 atau 15 musim terakhir telah menjadi salah satu tempat paling penting dan basis bagi para petenis, baik putra maupun putri,” ungkap Djokovic.

“Jadi, banyak petenis yang datang ke sini saat pra-musim, termasuk diri saya sendiri. Saya mencoba menggunakan satu atau dua pekan pada bulan Desember dan datang untuk melakoni turnamen pada bulan Februari.” Kata Djokovic.

Masih menyambung Djokovic juga mengutarakan ” Iklim yang fantastis, sangat internasional, kondisi, fasilitas, semuanya fenomenal.” selorohnya.

Lalu kemudian berlanjut Djokovic mengungkpakan, “Orang-orang di sini mencintai tenis. Orang-orang di sini mengapresiasi tenis. Saya merasa nyaman. Saya merasa disambut dengan hangat.”

“Saya mendapatkan banyak dukungan pada musim-musim sebelumnya ketika saya bermain di Dubai. Saya benar-benar menantikan atmosfer luar biasa di lapangan.” Ungkap Djokovic.

Petenis berusia 35 tahun mengantongi 43-7 di Dubai Tennis Championships, termasuk memenangkan gelar pada musim 2009 – 2011, 2013, dan 2020.

Telah mengantongi dua gelar pada musim 2023, petenis peringkat 1 dunia menyatakan bahwa ia merasa sudah dekat dengan kondisi 100 persen prima. Ketika ia memenangkan gelar Australian Open kesepuluh dalam kariernya, ia bermain dengan mengalami cedera otot hamstring bagian kiri.

“Itu sangat menantang,” aku Djokovic. “Saya tahu apa yang saya dan anggota tim saya lalui. Hal itu membuat kemenangan di Melbourne terasa lebih mengesankan karena saya harus menghadapi banyak rintangan.”

“Saya tidak berlatih satu hari di antara pertandingan. Saya hanya melakukan pemanasan untuk pertandingan dan bertanding. Beruntungnya, saya mendapatkan persiapan yang luar biasa menuju Australia dan melakoni banyak pertandingan.”

“Saat ini, saya belum merasakan rasa nyeri dalam satu pekan terakhir. Saya merasa prima di lapangan, masih berlatih, dan berusaha untuk 100 persen siap. Saya belum sampai ke titik itu, tetapi itu adalah proses.”

Pada hari Senin (27/2), petenis yang telah mengantongi 93 gelar kembali menorehkan sejarah. Memasuki pekan ke-378 sebagai petenis peringkat 1 dunia, ia melampaui rekor Steffi Graff sebagai petenis yang paling banyak menghabiskan pekan sebagai petenis peringkat 1 dunia.

Sementara itu, petenis unggulan pertama, Djokovic akan memulai perjalanan demi memenangkan gelar Dubai Tennis Champiionships keenam dalam kariernya dengan melawan Tomas Machac.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here