Home Politik Diskusi DPN Barikade 98: Jangan Pernah Takut, Lawan Politik Identitas

Diskusi DPN Barikade 98: Jangan Pernah Takut, Lawan Politik Identitas

37
0

Kondisi mental dan karakter masyarakat Indonesia belum terlepas dari sentimen primordialisme dan sektarianisme. Hal itu masih kuat mengakar dalam budaya masyarakat Indonesia sekalipun sudah hidup di era demokratisasi terbuka dan era digitalisasi modern.

Ada satu hal yang tak dapat dilepaskan dari perjalanan politik di Indonesia, yaitu politik identitas. Politik identitas akan terus hadir dalam narasi politik Indonesia menuju pemilihan Presiden.

Berdasar pemikiran tersebut, Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Barikade 98 mencoba mengkaji lebih dalam dengan menyelenggarakan diskusi di sekretariat Barikade 98, Rabu, (8/3/2023).

Diskusi bertajuk “Antisipasi Menghadapi Isu Politik Identitas Menjelang Pemilu 2024” ini merupakan kontribusi Barikade 98 dalam membuat politik Indonesia bisa lebih bermartabat.

Kegiatan diskusi dihadiri sekitar 50 peserta yang berasal dari Barikade 98, Alumni Orange Unika Atma Jaya, mahasiswa Unija, dan masyarakat umum serta peserta online.

Baca Juga: Erick Thohir Revitalisasi Sanur Jadi Kawasan Ekonomi Khusus

Alex Leonardo selaku ketua pelaksana menyatakan bahwa kegiatan ini penting untuk mendudukkan secara jernih bagaimana idealnya politik identitas bekerja dalam situasi masyarakat Indonesia yang sangat majemuk.

Narasumber pada diskusi tersebut Ketua DPW Barikade 98 DKI, Decky Matulessy, MM, yang memaparkan bahaya politik identitas apabila terus dilakukan dalam demokrasi saat ini.

Narasumber kedua adalah Geni Ngantung yang merupakan putri dari almarhum Henk Ngantung, Gubernur DKI periode 1964-1965.

Geni Ngantung memberikan gambaran situasi tentang kehidupan politik Jakarta saat itu yang berbeda sekali dengan kehidupan politik Jakarta saat ini.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol DKI, Drs. Taufan Bakri, M.Si, yang dijadwalkan menjadi narasumber terakhir berhalangan hadir karena ada tugas lain.

Baca Juga: Menko Polhukam: Hindari Politik Praktis di Masjid

Sesi tanya jawab disambut oleh peserta dengan antusias. Apriyanto Tambunan alias Choki Alumni Orange Unika Atma Jaya/aktivis 98 mengungkapkan jangan pernah takut melawan politik identitas.

“Jangan takut melawan politik identitas karena kita percaya aparat kepolisian akan terus menjaga kestabilan nasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Decky Matulessy di penghujung acara menekankan bahayanya keberadaan politik identitas di sekitar masyarakat.

“Jangan ada politik identitas di antara kita karena berakibat fatal bagi bangsa. Hasil diskusi ini akan diberikan kepada para pemuka agama agar tempat beribadah tidak dijadikan sarana berpolitik,” tegas Decky.

Sementara Geni Ngantung mengatakan bahwa politik identitas adalah suatu kemunduran bahkan suatu kebodohan dalam demokrasi di Indonesia.(ir13)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here