Home Mancanegara Bentrokan Demonstran dan Polisi Meletus di Athena setelah Tabrakan Kereta Api Maut

Bentrokan Demonstran dan Polisi Meletus di Athena setelah Tabrakan Kereta Api Maut

28
0

Aksi unjuk rasa yang dilakukan demonstran bergemuruh di Yunani setelah tabrakan maut antara kereta penumpang dan kereta barang pada Selasa (28/2/2023) malam.

Sedikitnya 57 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka pada Selasa, 28 Februari, ketika sebuah kereta penumpang dengan lebih dari 350 penumpang bertabrakan dengan kereta barang di jalur yang sama di Yunani tengah.

Laporan ERT pada Kamis (2/3) menyebutkan bahwa 48 orang lainnya masih dirawat di rumah sakit. Enam dari korban luka yang dirawat berada dalam kondisi kritis karena menderita luka di kepala dan luka bakar serius.

Tak dapat dihindari bentrokan meletus sesaat antara polisi dan sekelompok demonstran di pusat Athena, Minggu, 5 Maret 2023, saat unjuk rasa ribuan pelajar dan pekerja kereta api atas kecelakaan kereta api paling mematikan di Yunani.

Dalam bentrokan di Athena, polisi menembakkan gas air mata dan granat kilat untuk membubarkan sejumlah kecil pengunjuk rasa yang melemparkan bom bensin ke arah mereka, membakar tempat sampah, dan menantang petugas.

Tidak ada penangkapan atau cedera para demonstran yang dilaporkan.

Baca juga: Demonstrasi Besar-besaran, Puluhan Ribu Guru Portugal Turun ke Jalan Protes Biaya Hidup

Setelah protes selama tiga hari terakhir di seluruh negeri, sekitar 10.000 pelajar, pekerja kereta api dan kelompok yang berafiliasi dengan partai kiri berkumpul di alun-alun Athena, Minggu, (5/3/2023).

Aksi ini untuk menyatakan bela sungkawa atas hilangnya nyawa dan menuntut standar keselamatan yang lebih baik di jaringan kereta api.

“Kejahatan itu tidak akan dilupakan,” teriak pengunjuk rasa saat mereka melepaskan balon hitam ke langit. Sebuah plakat bertuliskan: “Kebijakan mereka mengorbankan nyawa manusia.”

Kereta api, yang berangkat dari Athena ke kota utara Thessaloniki, dipadati oleh mahasiswa yang kembali setelah liburan akhir pekan yang panjang.

Bencana tersebut telah memicu luapan kemarahan, serta perhatian yang tajam terhadap standar keselamatan.

Pekerja kereta api, yang juga kehilangan rekan kerja dalam kecelakaan itu, telah melakukan pemogokan bergilir sejak Rabu.

Mogok kerja untuk mengecam pemotongan biaya dan kurangnya investasi dalam infrastruktur kereta api, warisan krisis utang Yunani yang melemahkan dari 2010 hingga 2018.

Pemerintah Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis menyalahkan kesalahan manusia atas kecelakaan itu.

Namun Mitsotakis mengatakan, Minggu, bahwa kesalahan manusia tidak mengelakkan tanggung jawab atas jaringan kereta api yang telah lama bermasalah.

“Sebagai perdana menteri, saya menyatakan berutang permintaan maaf kepada semua orang, tetapi terutama kerabat para korban,” tulisnya di Facebook. “Keadilan akan segera menyelidiki tragedi itu dan menentukan tanggung jawab.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here