Menteri BUMN Erick Thohir mendapatkan gelar kehormatan Honoris Causa dari Universitas Brawijaya, Malang, Jumat (3/3/2023).

Gelar tersebut diberikan oleh Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya bidang Manajemen Strategis.

Dalam kesempatan tersebut Erick Thohir menyampaikan secara langsung orasi ilmiahnya yang berjudul “Eternitas Transformasi BUMN: Strategi Terobosan untuk Kebangkitan Ekonomi Indonesia Baru”.

Profesor Armanu Thoyib selaku tim promotor Doktor Honoris Causa menilai orasi ilmiah Erick Thohir ini layak mendapatkan apresiasi gelar kehormatan.

Gelar kehormatan tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan Rektor Universitas Brawijaya Nomor 21 Tahun 2023 yang ditandatangani Rektor Universitas Brawijaya Profesor Widodo.

Erick Thohir juga dinilai telah memimpin BUMN secara keseluruhan ke arah peningkatan kinerja yang signifikan di tengah kondisi perekonomian yang menantang, termasuk disaat pandemi Covid-19.

Baca Juga  Energi Terbaik Pemimpin Muda, Erick Thohir Mudah Dapat Tempat di Hati Milenial

Baca Juga: Presiden Jokowi akan Bangun Pusat Latihan Sepak Bola di IKN

Dalam cuitannya di Twitter, Erick Thohir mengatakan, “Alhamdulillah. Insya Allah amanah ini menjadi cambuk untuk terus melanjutkan perubahan untuk masyarakat.”

Dalam orasi ilmiahnya tersebut, Erick Thohir menjelaskan transformasi BUMN yang dilakukannya.

Transformasi yang dilakukan tersebut adalah hal yang harus terus dilakukan karena dinamika perubahan dan tantangan akan terus bergulir hingga akhir hayat negeri ini.

Erick Thohir menjelaskan, transformasi tidak bisa diterapkan sekali-kali atau sekali selesai lalu dilupakan begitu saja.

Oleh karena itu perlu eternitas transformasi atau transformasi yang dilakukan secara berkelanjutan.

Erick Thohir menjelaskan banyak negara yang berhasil menyelenggarakan transformasi melalui lokomotif ekonominya dengan penyempurnaan sumber dayanya, baik manusia, alam, maupun teknologi.

Baca Juga  Kinerja Positif dan Dekat dengan Nahdliyin, Erick Thohir Layak Jadi Cawapres

Erick menambahkan transformasi BUMN haruslah beyond corporate, dan perlu melekat dalam jiwa setiap warga negara Indonesia, siapapun menteri BUMN-nya.

Erick Thohhir juga mengungkapkan dalam melakukan transformasi BUMN tetap mengusung nilai kerangka konstitusi, UUD 1945 yang diselaraskan dengan manajemen yang bersifat strategis, khas, unik, dan kekinian.

Baca Juga: Group Ride GNFY Bali Jajal Tanjakan dan Turunan Yogyakarta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here