Home Profil Kisah Kelam Talenta Hebat Messi Terancam Terkubur karena Terserang Penyakit Hormon

Kisah Kelam Talenta Hebat Messi Terancam Terkubur karena Terserang Penyakit Hormon

44
0

Lionel Andrés Messi juga dikenal sebagai Leo Messi kelahiran 24 Juni 1987 adalah seorang pemain sepak bola profesional asal Argentina yang bermain sebagai penyerang untuk klub Ligue 1 Paris Saint-Germain dan merupakan kapten tim nasional Argentina.

Sering dianggap sebagai pemain terbaik di dunia dan juga dikenal sebagai pemain terhebat sepanjang masa.

Riwayat kelam masa lalu seorang Messi sangat mengerikan saat memasuki usia 6 tahun. Kisah tersebut menjadi pengalaman hidup yang tidak pernah bisa terlupakan baginya.

Sudah banyak narasi yang memuji talenta Messi di usia muda. Akan tetapi, talenta hebat itu sempat terancam sirna dan terkubur karena penyakit hormon yang menyerangnya.

Bagaimana kisah perjalanan Lionel Messi bisa sembuh dari serangan penyakit Growth Hormone Deficiency yang menimpanya?

Apa itu Growth Hormone Deficiency (GHD)? Itu adalah kondisi di mana sekresi hormon pertumbuhan dari kelenjar hipofisis tidak memadai.

Kondisi memprihatinkan yang mendera Messi terhitung sangat langka di mana perbandingannya mencapai 1:10.000. Akan tetapi sebelumnya, keluarganya tidak mengetahui kalau Messi menderita GHD.

Beruntung, saat usia 11 tahun, Messi dan keluarganya diberi tahu jika Messi menderita GHD.

Sebelumnya memang Messi ini tumbuhnya lambat dan selalu jadi yang paling kecil. Bahkan waktu pertama masuk sekolah, dia dipisahkan dari yang lain ketika pelajaran olahraga, tentu karena fisiknya yang paling terkecil diantara teman-teman sekolahnya.

Menjelang usianya memasuki 6 tahun, Messi sudah masuk akademi Newell’s Old Boys. Pada usia 11 tahun, dia hampir saja bergabung ke salah satu klub sepak bola terkenal di Argentina yakni River Plate.

Saat cek medis, tim kedokteran klub itu bilang kalau ada yang salah dari Messi. Saat itu tingginya hanya 132cm. Proyeksinya dalam 24 bulan, cuma bertambah 7cm.

Akhirnya setelah melalui serangkaian proses pengecekan, Messi didiagnosa menderita GHD. Apakah bisa diobati? Bisa, karena kalau tidak bisa, mungkin tinggi Messi saat ini masih sekitar 140cm.

Lantas bagaimana terapi pengobatannya? Sejak didiagnosa, pihak keluarga berkomitmen ingin menyembuhkan Messi. Setiap malam, Messi harus diberikan suntikan Human Growth Hormone. Sayangnya, biayanya tidak murah.

Dalam sebulan Keluarga Messi kira-kira harus mengeluarkan uang sebesar 900 dollar untuk terapi. Tentu saja pihak keluarga tidak sanggup untuk melanjutkan terapi penyuntikan hormon tersebut.

Ketika pihak keluarga hampir menyerah karena kondisi keuangan yang sangat sulit, klub raksasa asal Spanyol FC Barcelona menyelamatkan karir Messi.

Setelah melalui serangkaian proses tes medis dan lain sebagainya, Barca resmi mendatangkan Messi di usia 13 tahun. Tidak hanya sekadar direkrut untuk main di akademi, Barca juga membiayai penuh proses terapi Messi. Kini, tingginya Messi sudah mencapai 171cm.

Penggunaan Human Growth Hormone di olahraga sebenarnya sangat dilarang keras. Nah, bagaimana dengan kasusnya Messi?

Penggunaan HGH untuk terapi Messi tidak bermasalah karena: pertama, saat Messi beranjak dewasa, penyuntikan ini sudah tidak dilakukan lagi.

Kedua, Messi tidak memakai HGH sebagai peningkat performa. HGH-nya adalah pengobatan yang dianjurkan dan diberikan resep oleh dokter untuk mengatasi kasus kondisi medis tertentu.

Begitulah kisah kelam yang pernah dialami Messi. Seandainya dia tidak menjalani terapi pengobatan atas kondisi medisnya, jutaan insan di seluruh dunia tidak akan mempunyai idola dan tokoh inspirasional bernama Lionel Messi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here