Home Daerah Bupati Minahasa Utara Ingatkan Tugas Berat Pers di Era Digital pada Momen...

Bupati Minahasa Utara Ingatkan Tugas Berat Pers di Era Digital pada Momen HPN 2023

31
0

Hari Pers Nasional (HPN) menjadi peringatan bagi semua insan pers mengingat saat ini marak semburan berita hoax dengan alasan kebebasan berpendapat sehingga banyak juga media sosial tanpa konfirmasi atau data yang akurat dipublikasikan.

Kebebasan pers sudah seharusnya bertanggung jawab atas informasi yang akan disuguhkan kepada khalayak ramai.

Pers harus berperan strategis dalam mengedukasi serta mencerdaskan masyarakat atas informasi yang akan diberitakannya.

Obyektivitas dan akurasi data yang menjadi kaidah jurnalistik melalui berbagai investigasi para insan pers harus benar-benar valid.

Kemampuan beradaptasi dengan era kekinian dimana pers memasuki babak baru era dunia digital menjadi semakin cepat arus informasi yang akan diterima oleh publik.

Butuh ketelitian dalam menelaah setiap berita yang akan diinformasikan sehingga dalam memuat berita memiliki sumber yang jelas dengan didukung data yang akurat.

Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2023 ini juga mendapat perhatian khusus dari Bupati Minahasa Utara Joune Ganda. Ia menyampaikan selamat Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada Kamis 9 Februari 2023.

Bupati Minahasa Utara mengingatkan bahwa HPN 2023 adalah momen penting untuk menegakkan kembali peran dan fungsi jurnalistik di tengah perkembangan teknologi komunikasi yang sangat pesat.

“Pers harus adaptif teknologi, dan pada saat bersamaan peran pers semakin strategis bagi bangsa Indonesia saat ini,” ujar Bupati kepada awak media di Minut, Kamis (9/2/2023).

Joune Ganda menilai peran pers bukan lagi sebatas menyampaikan informasi kepada publik secara cepat dan akurat, tapi harus memberikan edukasi bagi masyarakat, serta meluruskan apabila ada sesuatu yang salah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Jadi peran pers di era digital semakin kompleks. Selain menyampaikan informasi, juga harus melawan adanya penyebaran berita bohong, hoax, adu domba, ataupun berita tanpa verifikasi yang membahayakan bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.

Joune Ganda mengatakan, era kecanggihan teknologi komunikasi membuat siapa pun bisa menyebarkan informasi, tapi tidak semua orang dapat menyajikan kebenaran melalui karya jurnalisme yang berbobot.

“Bobot dari karya jurnalistik itu bisa dilihat manakala mampu mencerdaskan bangsa,” ungkapnya.

Karena itu, Bupati berharap di momen HPN 2023 ini para wartawan dan insan pers terus melakukan kontemplasi atau perenungkan lebih dalam, tentang pentingnya peranan mereka sebagai pilar keempat demokrasi setelah eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here