Home Nasional Program Jaminan Kesehatan Nasional Terus Dikembangkan di Indonesia Timur

Program Jaminan Kesehatan Nasional Terus Dikembangkan di Indonesia Timur

74
0

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus disosialisasikan ke berbagai elemen masyarakat yang ada di seluruh Indonesia. Program inijuga sudah merambah wilayah Indonesia Timur

Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Abdul Kadir bersama Ketua Dekan Fakultas Kedokteran Universtitas Indonesia, Prof. Ari Fahrial Syam. Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Hassanudin, Prof. Irawan Yusup dan Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi duduk bersama dalam rapat terbatas membahas upaya pengembangan layanan kesehatan di wilayah timur Indonesia, (3/9/2022).

Dalam rapat yang dilaksanakan di Siloam Hospitals Labuan Bajo, Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi mengungkapkan bahwa dahulu warga setempat harus berobat ke luar daerah karena belum ada rumah sakit terdekat.

Beruntung, kehadiran Program JKN telah mendorong pertumbuhan fasilitas kesehatan sehingga kini di wilayah Manggarai Barat terdapat sejumlah rumah sakit yang bisa menjadi rujukan masyarakat lokal.

“Sekarang Kabupaten Manggarai Barat sudah punya Siloam Hospitals, RSUD Komodo yang sementara pengembangan untuk jadi Wings Internasional, dan RS Santo Yoseph,” kata Edistasius.

“Kedatangan BPJS Kesehatan dan para akademisi di Manggarai Barat hari ini diharapkan dapat membantu pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan. Kami siap berkolaborasi bersama untuk meningkatan layanan kesehatan,” ujarnya.

Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Abdul Kadir mengungkapkan, Program JKN memang terbukti telah memacu industri kesehatan dan pemerataan fasilitas kesehatan.

Abdul Kadir menjelaskan, pihak rumah sakit harus kreatif, inovatif, dan terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak sehingga pelayanan kesehatan di Labuan Bajo semakin maju.

“Yang perlu diprioritaskan juga adalah bagaimana aksesibilitas pelayanan kesehatan di suatu daerah, sehingga jika peserta sakit, tidak dikirim ke luar daerah,” kata Abdul.

“Jika pelayanan tersebut ada di sini rumah sakit swasta silakan ajukan kerja sama ke BPJS Kesehatan, tentu sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku,” katanya.

Ia pun mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat yang telah mendukung penuh Program JKN dengan memastikan warganya terlindungi Program JKN sejak tahun 2021.

Sementara itu, Vice President Siloam Grup, Caroline Riyadi mengatakan bahwa pihaknya berupaya mendukung Program JKN salah satunya dengan meningkatkan kualitas layanan di wilayah Indonesia Timur.

Caroline juga menjelaskan, dari total kunjungan pasien di RS Siloam Labuan Bajo total 80% kunjungan adalah peserta JKN, sisanya adalah pasien umum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here